Kenapa Mabuk Darat ?

Semasa kecil bahkan sampai SMA saya sangat membenci mobil. Setiap kali mau naik mobil, saya merasa seperti akan diceburkan ke jurang. Sudah terbayang bagaimana nanti rasanya kalau sudah mulai masuk mencium bau khas mobil yang seketika membuat kepala pusing, lalu seiring mobil mulai berjalan, tak lama kemudian, mulailah saya merasa makin pusing, rasa eneg dari perut yang naik ke kerongkongan. Dan jika lidah sudah mulai terasa mengeluarkan banyak air liur, itu tandanya tak lama lagi saya akan muntah, jadi perlu cepat2 menyiapkan tas kresek.
Menderita, itulah yang saya rasakan. Sampai-sampai saya masih ingat bagaimana disaat-saat tepar habis muntah2, didalam hati, saya bersumpah pada diri saya sendiri bahwa nanti saya tidak akan mau lagi naik mobil. Saya tidak mau kerja jauh-jauh dari kampung halaman saya hahaha...

Apa penyebabnya?
Jika kita googling di internet, penyebab mabuk darat ada macam2, dari syaraf otak yang saling tidak sinkron, gerakan mobil berulang-ulang yang bikin mual, sampai bau mobil yang bikin pusing.
Berkaca pada diri sendiri, saya mencoba menganalisa apa yang saya alami.
1. Syaraf tidak sinkron
Biasanya kalau kita dimobil sambil baca atau melakukan aktivitas yang lain. Jadi konsentrasi syaraf di kepala terpecah-pecah sehingga menyebabkan pusing. Yah ini benar, tapi dulu saya bahkan tak sempat baca atau main apapun tapi langsung pusing. Parah ya! Ya, tingkat keseimbangan otak saya mungkin memang parah. Tanpa disadari, ada penolakan dari syaraf2 di otak dan telinga pada gerakan mobil yang berulang2. Mungkin perlu sering latihan naik odong2 hehehe...

2. Bau mobil
Bau mesin oli bensin atau entahlah yang berpadu dengan pewangi mobil yang khas itu membuat pusing! Dari dulu saya heran kenapa bau mobil semuanya sejenis? Menyengat tajam seperti bau jeruk nipis/lemon sunlight menusuk bikin pusing! Karena inilah saya benci bau jeruk nipis, lemon dan sebangsanya.. Kenapa tidak ada aroma wewangian lembut seperti molto tisu basah atau baby oil khas wewangian bayi? Rasanya itu akan memberikan sugesti positif untuk meredam mabuk darat.

3. Sedikit Oksigen
Tak heran saya suka duduk disamping jendela. Angin dari luar jendela seolah seperti malaikat yang menolong saya yang terperangkap dalam kotak CO2 berjalan ini. Saya bisa merasakan betapa menderitanya saya jika ditaruh dalam mobil ber ac yang tidak bisa buka jendela.

4. Tidak dibiasakan naik mobil sejak kecil
Ini hanya perkiraan. Karena saya dulu jarang2 naik mobil. Saya lihat anak2 yang biasa naik mobil dari kecil tidak begitu masalah. Yah, tidak semua juga sih. Tapi, semenjak saya makin sering naik mobil. Penyakit ini perlahan hilang dengan sendirinya.

5. Keturunan
Kedua orang tua saya suka mabok darat. Mungkin saja jadinya saya ketularan hahaha payah ya.

Ya kesimpulan sementara tentang penyebab yang nampak oleh saya adalah:
1. Bau mesin mobil plus parfumnya yang bikin pusing (ini adalah penyebab utama!)
2. Minim oksigen atau angin dari luar
3. Tidak terbiasa naik mobil dari bayi
4. Keturunan (entahlah)
5. Sugesti

Cara mengatasi
Sugesti dan jam terbang!
Dari pengalaman saya. Harus ada sugesti yang kuat dari dalam diri bahwa kita bisa!
Memang kadang harus lewat jalan "terpaksa" sehingga kita bisa melewatinya.
Buktinya, ketika saya terpaksa naik angkot tiap hari ke sekolah, saya tidak mabuk, ketika saya terpaksa naik bus tiap hari ke kampus, eh ternyata saya lama-lama terbiasa dan tidak mabuk. Dan satu hal yang saya ingat ketika SMP (dijaman ini saya masih jadi pemabuk akut hehehe), saya harus ikut visitasi ke panti asuhan naik angkot bersama teman2 dan guru, dan ternyata... saya bisa! Yah meskipun setelah itu balik lagi mabuk lagi mabuk lagi.... hehee

Tapi intinya, sugestikan pada diri kita bahwa kita harus naik mobil ini supaya sampai! Pikirkan tujuan akhir untuk memotivasi kita dan meghilangkan perasaan pusing dan mual. Jangan manjakan diri dan merasa lemah. Buktikan kita bisa megalahkan kendaraan dan rasa mabuk ini!
Yah begitulah. Dan bagi anda yang sedang berproses melawan penyakit mabuk darat ini, setidaknya Anda bisa mengurangi rasa pusing dan mual dengan cara2 berikut ini: 

Yaitu degan menghirup minyak kayu putih, aroma terapi, baby oil atau wewangian apapun sesuai selera yang menenangkan, duduk di depan atau di dekat jendela sehingga bisa hirup udara dari luar. Kalau mobil ber ac ya hanya bisa berdoa dan terus menghirup wewangian favorit kita . Pakai salon pas di pusar supaya tidak mual. Ini kayanya agak berhasil deh. Coba saja. Tapi intinya Anda harus bersabar bahwa suatu saat Anda pasti sembuh dari penyakit ini. Buktinya saya, mulai bisa naik angkot tanpa pusing saat SMA (karena harus naik angkot ke sekolah, tapi masih pusing kalau harus naik bus) lalu saya mulai sembuh total ketika mulai kuliah karena harus naik bus bolak-balik tiap hari :)
Semangat !

Pos populer dari blog ini

APA ITU HIDUP MINIMALIS

Peta Toko Benang Sunflower

Menikmati Pesona Lereng Gunung Ungaran di Umbul Sidomukti