TERLALU MUDAH DIBERSIHKAN

Apalagi yang harus dibersihkan, jika hanya ada ini?

Rasanya sudah umum bahwa disetiap rumah pasti ada pajangan atau item dekoratif yang sengaja dipasang untuk mempercantik interior ruangan. Nenek dan Ibu saya suka memajang berbagai macam patung keramik kecil dan souvenir pernikahan di dalam lemari kacanya. Ada juga barisan bingkai-bingkai foto dan bunga-bunga plastik yang meramaikan meja ruang tamu.  Ditambah lagi lukisan dan pajangan di dinding. Penuh dan ramai! Dan bagi mereka, itu membuat ruangan lebih hidup dan menarik dibandingkan meja dan dinding kosong yang menurut mereka akan dirasa hambar.

Mungkin ini terkait masalah selera. Seperti saya yang kemudian menjadi pengagum Zen dan desain minimalis ala Jepang dan Skandinavian. Ruangan yang minim perabotan dengan pemilihan warna-warna lembut, dimana mata bisa memandang dengan luas dan lega, menurut saya itu jauh lebih keren, modern dan berkelas.

Lebih jauh lagi, saya menyadari keuntungan dari ruangan dengan sedikit barang, yaitu akan sangat jauh lebih mudah untuk dibersihkan. Banyak perkakas dan pernak-pernik akan menuntut komitmen kita untuk siap meluangkan lebih banyak waktu dan tenaga untuk bersih-bersih. Membersihkan debu yang menempel pada setiap vas bunga, bingkai-bingkai foto, patung dan pajangan lainnya sangat menguras tenaga dan waktu kita. Apalagi jika kita bukan orang yang rajin bersih-bersih. Saya masih ingat, bukan hal yang aneh melihat pajangan berdebu di rumah, tanda jarang dibersihkan. Baru mulai berniat membersihkan, sudah langsung malas membayangkan betapa rumitnya membersihkan debu yang menempel di sela-sela benda-benda itu.


Karena itu, filosofi dan pemahaman tentang hidup minimalis ini sangat cocok bagi saya yang pemalas ini. Bukan semata-mata karena saya jadi rajin bersih-bersih. Namun karena saya menemukan cara agar tidak perlu sering bersih-bersih. Yaitu dengan menaruh sedikit barang dipermukaan ruangan. Kamar saya sudah sepi dari "sampah". Permukaan yang rata dan minim barang akan mempercepat proses bersih-bersih menjadi berkali-kali lipat. Tak perlu lagi buang-buang waktu mengelap patung-patung yang berdebu, cukup mengelap permukaan meja yang kosong dengan sekali atau dua kali sapuan kain lap atau kemoceng. Langsung beres! Dan ini sangat menyenangkan.

Pos populer dari blog ini

APA ITU HIDUP MINIMALIS

Menikmati Pesona Lereng Gunung Ungaran di Umbul Sidomukti

Peta Toko Benang Sunflower