KOLEKSI

Tahukah kamu rasanya melepas semua koleksi itu? Seperti seekor burung yang membuang pemberat dari emas di kaki, lalu terbang. Itu hanya emas kawan! dan burung tak butuh emas!

Punya hobi koleksi barang? Beruntung saya sudah tidak punya koleksi apapun. Punya barang koleksi itu menyenangkan sekaligus merepotkan. Sesuatu yang awalnya biasa-biasa saja, karena kemudian kita tambah jumlahnya lalu kita beri predikat “koleksi”, maka otomatis barang-barang itu seolah menjelma menjadi harta yang sangat berharga. Saya pernah koleksi bungkus permen dan perangko. Saat koleksi bungkus permen itu terbuang, aduh rasanya sedih dan kesal sekali. Kalau sekarang saya ingat-ingat lagi, saya suka tertawa sendiri. Buat apa mempertahankan bungkus-bungkus permen?? Yah walaupun jika barang-barang itu masih ada mungkin saat ini saya punya benda koleksi yang cukup unik, tapi kehilangan koleksi bungkus permen bukanlah akhir dari segalanya!


Beruntung saya tidak pernah mencoba mengoleksi barang-barang mahal seperti sepatu, kristal, lukisan, atau tas-tas mahal. Kebayangkan kalau sampai hilang?? Jadi, sebelum memutuskan untuk serius mengoleksi barang, pikirkan masak-masak untung dan ruginya sebelum terikat semakin dalam.

Postingan populer dari blog ini

APA ITU HIDUP MINIMALIS

Peta Toko Benang Sunflower

Menikmati Pesona Lereng Gunung Ungaran di Umbul Sidomukti