Living off the Grid

"Living off the grid adalah gaya hidup kembali ke alam dengan memutuskan segala ketergantungan kita pada segala bentuk modernisasi."

Pernah membayangkan ingin urbanisasi, pindah ke hutan atau ke desa dan merasakan hidup dekat dengan alam? Masyarakat di desa-desa sebenarnya sudah banyak yang mengaplikasikan gaya hidup ini. Namun seiring dengan perkembangan jaman dan teknologi, generasi penerusnya banyak yang memilih untuk mengikuti jaman dan dimanjakan teknologi.

Meskipun tidak banyak, namun ada saja orang-orang yang jenuh dengan lingkungan perkotaan dan tertantang mencoba gaya hidup off the grid. Mereka menerapkan moto hidup self-sufficiency atau pemenuhan kebutuhan hidup sendiri. Dari listrik (biasanya mereka menggunakan solar panel/panel tenaga matahari sebagai pengganti listrik PLN), air (tidak mengandalkan air PAM tapi air sumur/sungai), dan bahan makanan seperti sayur buah dan ternak juga sebisa mungkin dikelola sendiri.

Intinya berusaha bagaimana caranya agar semua kebutuhan bisa swadaya dan swasembada sendiri. Rumah kecil, kebun sayur, buah, ternak, sumur air, dan solar panel. Jika kita hidup diperkotaan, mungkin susah untuk mendapatkan sumber air bersih, tapi setidaknya  kita bisa belajar menanam sendiri sayur-sayuran dengan sistem hidroponik misalnya atau di pot-pot kecil di dalam rumah. Semoga suatu saat nanti saya bisa sedikit mempraktekkan gaya hidup off the grid ini. Hidup kembali ke alam tapi masih bisa pakai internet hahaha... 


Pos populer dari blog ini

APA ITU HIDUP MINIMALIS

Peta Toko Benang Sunflower

Menikmati Pesona Lereng Gunung Ungaran di Umbul Sidomukti