TINY HOUSE DAN GUBUK, APA BEDANYA?

"Mereka sengaja membuat "Tiny House" karena kesadaran, jadi terpanggil untuk hidup sederhana. Mereka terpaksa tinggal di "Gubuk" karena tuntutan keadaan, jadi terpaksa hidup sederhana."

Sebenanya ada banyak Tiny House di Indonesia, namun sayang, alih-alih disebut rumah mini, konotasinya cenderung lari ke arah negatif semacam gubuk atau rumah kumuh. Kenapa?

Ada dua tipe kelompok orang yang tinggal di Tiny House. Tipe A adalah mereka yang terpaksa tinggal di Tiny House akibat keterpaksaan terutama karena kondisi ekonomi yang kurang mendukung. Lalu ada tipe B yaitu mereka yang secara sadar justru meninggalkan rumah mewahnya untuk hidup lebih sederhana dan esensial sesuai kebutuhan.

Bisa dipastikan bahwa sebagian besar orang Indonesia yang tinggal di rumah-rumah petak sempit adalah Tipe A. Mereka terpaksa dan biasanya rumahnya kumuh, sumpek, banyak barang. Sementara yang tipe B, meski tinggal di ruangan kecil, rumah tetap bersih terawat dan pastinya hanya ada sedikit barang karena sadar untuk hidup minimalis. Saat orang-orang tipe A diberi tanah luas untuk dibangun rumah, mereka akan membangun rumah sebesar mungkin. Sedangkan tipe B akan membangun rumah sekecil mungkin, dengan halaman seluas mungkin. 


Pos populer dari blog ini

APA ITU HIDUP MINIMALIS

Peta Toko Benang Sunflower

Menikmati Pesona Lereng Gunung Ungaran di Umbul Sidomukti